Monday, March 29, 2010

How I Became a Better Writer Thanks to Distracted, Hungover College Kids by Chris Birk

How I Became a Better Writer Thanks to Distracted, Hungover College Kids

image of hungover young woman
Writing is difficult.
So is teaching it to distracted, hungover college students whose cultural touchstones are TMZ and the Twilight series.
But after years spent writing in professional newsrooms, I was surprised to discover how teaching college students actually helped make me a better student of the craft of writing.
And it’s not (just) because I now have a mile-long list of what-not-to-do examples.
I’ve spent the last three years teaching journalism and media writing to undergraduates at a small Midwestern university. That came after an enjoyable stretch writing for newspapers and magazines.
The two venues aren’t actually so different. Each group has a penchant for whining and alcohol abuse. The good ones (both in newsrooms and classrooms) also have a hunger for edification and self-improvement.
Don’t get me wrong — I’m not generally standing in front of 50 Hemingways-in-training three times a week. In fact, I’m convinced college students are genetically predisposed to clichés, run-on sentences, and cluttered, murky writing.
But teaching any subject has a funny way of educating the teacher at least as much as the student.
Here are four of the most persistent lessons I’ve picked up from my students:

Economy of language

Tight writing gets your message across more efficiently.
When I’m working with my students, I challenge them to trim each sentence by at least a quarter. The request is generally received about as well as me asking them for a 45-minute Facebook moratorium.
But then they begin to cut the qualifiers, the needless adjectives, and the passive constructions. And suddenly everything is a notch tighter, a hair crisper, a beat faster.
Writing shorter isn’t, as many of them fear, writing dumber. It’s a sign the writer is smart enough to step out of the way and let the story tell itself.

Break rules for a reason

Good writers need to have a working relationship with the rules.
As freelancers know all too well, part of that is just following instructions. I can’t count how many students turn in stories lacking the required number of sources or pages.
And then there are those rules of thumb that tend to make writing clearer and more effective.
These rules hang around for a reason. They’re often good advice, if only because readers are used to them.
But there are also times when writers should break them . . . if it’s for a specific purpose.
Breaking with convention because you want to seem edgy or postmodern is self-serving and almost always laughably transparent.
But breaking the rules to benefit your readers is another story.
In fact, one way to strengthen your writing is to watch where the hordes go and head the opposite direction. The best journalists (and businesspeople) often look for angles in unexplored crevices. Jimmy Breslin’s story on the cemetary workers who dug John F. Kennedy’s grave is an industry case in point.
Copywriters and bloggers can use this very effectively. Seize on an emerging trend and look for unintended, unexpected, or even unimaginable consequences. Find a contrary view, not for the sake of being a contrarian, but because it lets you offer something genuinely new.
To do it well, you’ve still got to keep an eye on those hordes. Be fluent in the rules you hope to transcend.

You can’t fake it

I love this one because it was so me during my salad days.
A 20-year-old with an aptitude for writing is convinced he can fool you with finery. He’s sure he can write around gaping holes or a dearth of research by flashing some $5 words and complex-compound sentences.
Needless to say, the irony is delicious. I’ve come to realize how hollow, ridiculous, and overwritten some of my earlier work was.
Nobody’s buying it.
There’s a world out there ready to call your bluff. You can’t pass off lackluster thinking as quality content. You can’t successfully pitch guest posts until you understand the site and its audience. You can’tposition yourself as an expert without actually possessing expertise. You can’t hide shoddy services or a bad product behind fluff and puffery.
The world of today’s copywriter rewards those who write with authority. Leave the big words at home. Instead, do some more homework. Dig into research. Ask questions. Be willing to open yourself to a little ridicule.
Then let your subject mastery do the talking.

Feedback is everything

I coat undergraduate papers in ink. It’s intimidating to some students at first, but I’ve found that most come to appreciate that degree of feedback by semester’s end. Unfortunately, partly that’s because they don’t seem to get a lot of reliable feedback anywhere else.
This is equally true in the blogging world, where feedback typically comes in the form of vitriolic comments from trolls or glad-handing from well-meaning friends.
The reality is we need honest, unvarnished, constructive criticism. We get a distorted view of our writing abilities on both the good and bad ends of the spectrum.
Writers should strive to find good feedback wherever they can — but not from the same old sources. Reach out to writers you admire but don’t know well yet. Join a local or online writer’s group, or even the nearest Society of Professional Journalists chapter (hint: you don’t technically have to be a “journalist,” however that’s defined these days).
Heck, even consider taking a class at the local university or college. Just please, do me a favor. Get the hell off Facebook when the bell rings.
About the Author: Chris Birk works with, a unique firm that provides angel investment and online marketing expertise to emerging companies. A former newspaper and magazine writer, he teaches journalism and media writing at a private Midwestern university. He blogs at Write Short Live Long.

Saturday, March 27, 2010

Kisah burung gagak menolong hamba Allah.

Kisah burung gagak menolong hamba Allah.

Dikisahkan bahawa Ibrahim bin Adham bertaubat kerana ..........kisah ini.
       One day, dia keluar memburu dgn menaiki kuda. Kemudian berehat utk makan roti.Tiba-tiba seekor gagak menyambar roti itu lalu terus terbang ke puncak gunung. Ibrahim pun mengekorinya dengan marah.OTW, dilihatnya gagak itu singgah disamping seorang lelaki yang terikat kedua kaki dan tangannya. Ibrahim pun bertanya.."Anda Siapa?" Orang itu pun berkata,"Sebenarnya aku seorg pedagangyang dirompak dan ditinggalkan  di sini selama 7 hari. Allah menolongku dengan adanya gagak ini memberi aku makan setiap hari menggunakan paruhnya menyuapkan makanan kepadaku. Sesungguhnya Allah tidak membiarkan aku kelaparan." Setelah itu.....Ibrahim bin Adham bertaubat dan mulai memakai pakaian sufi yang lusuh dan meninggalkan segala kekayaan yang ada.Memerdekakan semua budak suruhan dan mewakafkan segala harta miliknya.beliau mengambil tongkat lalu menuju ke Mekah tanpa apa-apa bekalan dan kenderaan.Beliau tidak merasa lapar dgn kehendak Allah sehingga tiba di Kota Mekah. Wallahu a' lam.

Friday, March 19, 2010

siwak & berus gigi

saya ada petik satu kisah tentang siwak dan berus gigi.
Bacalah sebagai panduan kita sehari-hari.

Sumber: (Diterjemahkan dalam bahasa Indonesia)
Baru-baru ini saya telah membaca majalah SOLUSI volume 2 yang mengritik hebat kayu siwak dan minyak zaitun yang ditulis oleh saudara kita se-Islam. Dalam penulisannya saudara tersebut menjelaskan bahwa kalau hendak mengamalkan sunnah perlu mengikuti zaman. Tergerak hati saya untuk membahas isu ini. Walau bagaimanapun, disini saya bukan untuk membuat fatwa atau hukum, tetapi lebih didasarkan kepada opini dan kajian-kajian yang telah ada. Segala kritik dan saran yang baik mengenai posting ini sangat penting bagi saya.
Sebelum itu, saya sajikan kelebihan bersiwak sebagaimana yang terdapat dalam banyak hadits.
Fadhilah Miswak (Kayu Siwak):
“Menggunakan miswak menjadikan satu asbab kemudahan dalam sakaratul maut. Selalu menggunakannya akan memudahkan roh keluar dari jasad apabila waktu yang ditetapkan itu tiba.” (Syarhus-Sudur)
‘Aisyah r.ha. berkata bahwa: “Miswak (penggunaan secara tetap) dapat menyembuhkan penyakit kecuali mati.” (Dilaporkan oleh Dailami di dalam Firdaus)
“Empat perkara yang menambahkan kecerdasan yaitu meninggalkan percakapan sia-sia, menggunakan miswak, duduk di dalam majlis orang-orang soleh, dan duduk di dalam majlis para ulama”. (Thibbi Nabawi)
Allamah Ibn Dariq rah.a berkata, “Kebaikan yang terkandung di dalam penggunaan miswak selepas bangun dari tidur ialah ketika tidur uap busuk naik dari perut ke arah mulut. Hal ini mengakibatkan bau busuk di dalam mulut dan juga berubahnya indera perasa atau kecapan. Penggunaan miswak akan menghilangkan bau busuk tersebut dan memperbaiki perubahan yang terjadi pada indera perasa tersebut.”
Ali r.a. berkata bahawa: “Miswak mempertajamkan ingatan.”
Subhanallah, Maha suci Allah… sungguh indah dan sempurna agama yang diturunkan-Nya, sungguh mulia hukum-hukum yang disyariatkan-Nya, karena tak ada satupun dari apa-apa yang diturunkan-Nya dan apa-apa yang diciptakan-Nya kecuali pasti ada manfaat dan hikmahnya. Kesempurnaan Islam ini benar-benar tiada bandingannya dibandingkan agama-agama lainnya. Diantara kesempurnaan Islam adalah syariat bagi ummatnya untuk menjaga kebersihan dan kesehatan, seperti kewajiban istinja’ setelah buang air, mandi janabat setelah junub, bahkan banyak sekali hikmah-hikmah syariat yang tersingkap dalam ajaran Islam yang telah dibuktikan oleh sains modern, seperti khasiat madu, habbatus sauda’ (jinten hitam), minyak zaitun hingga ‘si kayu ajaib’ siwak yang bermanfaat bagi kesihatan gigi dan gusi.
Setelah kedatangan Islam, Rasulullah SAW. menetapkan penggunaan siwak sebagai sunnah beliau yang sangat dianjurkan, bahkan beliau bersabda : “Seandainya tidak memberatkan ummatku, maka aku perintahkan mereka untuk bersiwak setiap akan wudhu” (Muttafaq ‘alaihi). Hal ini menunjukkan bahwa Rasulullah SAW. adalah orang pertama yang mendidik manusia dalam memelihara kesehatan gigi. …
Secara logika, kayu siwak lebih mudah dibawa kemana-mana dibandingkan sikat gigi. Hanya diletakkan dalam saku dan tidak memerlukan pasta gigi. Malah beberapa zat vitamin yang Allah SWT. beri terdapat pada kayu siwak. Kita digalakkan untuk bersikat gigi setiap kali hendak sholat, tetapi apakah kita sanggup bawa sikat gigi dan pasta gigi dalam saku kita kemana sahja kita pergi? Memang tidak pernah saya lihat seseorang berbuat semacam itu, tetapi sangat mudah jika bawa kayu siwak yang memang banyak kelebihannya.
Malah jika kita perhatikan zaman sekarang, pasta gigi kadang-kadang yang tidak jelas kehalalannya mempunyai banyak bahan kimia yang berbahaya. Memang cukup pelik bagi kita untuk meneliti sumber yang haram yang terkandung dalam pasta gigi. Tidak dinafikan juga terdapat pasta gigi yang halal seperti keluaran perusahaan tertentu atau yang bersertifikat halal dari MUI. Namun jika kita menggunakan kayu siwak dijamin halal 100% karena sumbernya murni dari tumbuhan yang diciptakan oleh Allah SWT. Berdasarkan pengalaman penulis yang selalu menggunakan kayu siwak, apabila kita hendak sholat, lidah kita akan menjadi ringan dan lembut untuk melafadzkan bacaan ayat al-Quran dan dzikir. Subhanallah. Sangat nikmat rasanya jika dibandingkan setelah menggunakan pasta gigi dan sikat gigi.
Kepada yang hendak menggunakan kayu siwak tetapi malu atau tidak tahu menggunakannya maka disarankan kita keluar jalan Allah SWT. InsyaAllah akan diberikan kekuatan untuk mengatasi perasaan malu untuk melakukan kebaikan dan amal sunnah. InsyaAllah kita semua sedia! (Tasykil…)
Tahukah anda bahwa bersiwak itu penting dalam Islam?

Ibn Umar r.a. berkata: Rasulullah SAW. bersabda, “Jadikan bersiwak itu satu amalan, karena yang demikian (bersiwak) itu menyehatkan mulut dan merupakan sesuatu yang disukai Yang Maha Pencipta” ( Hadis Riwayat Al-Bukhari ).
Daripada Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah SAW. bersabda: “Kalau tidak menyusahkan umatku niscaya aku menyuruh mereka bersiwak setiap kali hendak menunaikan sholat” (Hadis Riwayat Al-Bukhari).
Proses pencemaran proton pada gigi

Gigi yang tercemar menjadikan ia mudah menarik logam berat dan bahan berasam untuk melekat kepadanya. Bahan ini akan melekat pada dinding gigi dan membentuk plak (plaque). Plak akan menebal dan menjadi keras. Plak ini tidak bisa dibersihkan secara fisik seperti mencongkel, menggosok gigi dengan sikat gigi dengan pasta gigi dan sebagainya.
Proses Gigi Mendapat Elektron

caj gigi sugi
Gigi yang menerima elektron akan mempunyai getaran asal yang tidak menerima benda asing melekat kepadanya. Ia juga berusaha untuk mengawal aktivitas biotik dan terhindar dari terjangkit kuman. Oleh karena itu, gigi yang disosok dengan kayu siwak (kayu sugi /malaysia) mempunyai kemampuan untuk menanggalkan plak lebih baik daripada menyungkil atau menyikat. Walaupun anda hanya menggosok beberapa gigi saja, elektron akan tersebar ke gigi lain yang bersebelahan apabila gigi tersebut bersentuhan atau rapat.
Plak dibagian belakang gigi juga akan tertanggal walaupun tidak dicapai oleh kayu siwak. Dengan hanya menggosok dibagian depan gigi, bagian belakangnya juga turut mendapat elektron yang membantu menanggalkan plak dengan sendiri, insyaAllah.
Oleh karena itu, menggosok tidak perlu mencapai keseluruh permukaan gigi termasuk gigi belakang dan geraham belakang. Kecuali jika terdapat renggangan gigi, maka gigi yang renggang tersebut perlu digosok karena elektron tidak mengalir dengan sempurna dari gigi depan.
Berus Gigi Linen atau Plastik

sikat gigi
Terdapat berbagai jenis sikat atau pembersih gigi di pasaran. Begitu juga dengan pasta gigi. Mereka membuat berbagai teknik dan rekayasa. Diantara teknik yang digunakan ialah seperti mesin getar, mesin yang memutar sikat, pengurut gusi dari getah, pembersih lidah dan sebagainya. Berdasarkan kajian saintifik, menyikat dengan berbagai cara menggunakan sikat linen atau plastik walaupun sikat tersebut dibuat dengan berbagai bentuk yang canggih, sebenarnya tidak akan membantu membersihkan menanggalkan plak dengan sempurna.
Sikat yang dibuat dari linen atau plastik amat mudah memerangkap bakteri. Itulah sebabnya persatuan dokter gigi menyarankan agar sikat gigi diganti setiap DUA bulan sekali! Mungkin anda lihat sikat gigi tersebut masih baru dan belum rusak atau sikatnya masih keras, tetapi ia sudah membahayakan kesehatan gigi.
Kerisauan yang berdasar..
Di pasaran dunia dan Malaysia khususnya (termasuk Indonesia) terjadi lonjakan barangan keperluan yang dibuat dari sumber yang haram dan beracun. Berdasarkan pada Panduan Halal Haram yang di keluarkan oleh Consumer Association of Penang (2006),
“Lazimnya sikat yang dibuat dari bulu babi dilabelkan sebagai ‘Pure Bristle’. Selain sikat lukisan, sikat cat, sikat penggosok sajadah dan songkok, sikat gigi dan sikat cukur dikhawatirkan mengandung bahan haram ini.”

Disaat umat Islam dilanda kebimbangan mengenai status barang halal, khususnya keperluan dalam menjaga kesehatan mulut, Nabi SAW. telah memberikan satu solusi yang terbaik sejak 600M yang lalu. Pada zaman nabi telah terdapat berbagai jenis alat pembersih mulut seperti powder, tetapi siwak tetap menjadi pilihan Baginda SAW.
Tepuk dada, tanya iman. Fikir-fikirkan dan risau-risaukan. Selamat beramal.

Monday, March 8, 2010


Hari ini Qaisara meragam sikit........
Pujuk pun tak nak......tak leh nak letak. Buat susu pun cam tu gak. Toiiiiiiiiggggggg.......
Tetiba teringat kat jus manggis.......
Cuba jelah.........Memang dia tak nak tapi aye buat pelan-pelan dan sikit-sikit akhirnya
habis gak setengah sudu kecil. Ha ha . . . . 10 minit lepas tu dia pun tenang dan sudi ditidurkan di atas tilam sambil dipeluk dan ditepuk.Tadi lepas minum jus tu dia terbersin keluar hingus pekat banyak lak tu...
patut le pun. HIDUNG SUMBAT RUPANYA..............
                 Sesiapa yang teringin nak beli.....just call me. 0196629141.
Jus manggis Shamelin.............Lupakan  ubat berasaskan drugs. Kajilah sendiri kesan drug tu kepada kanak-kanak. Banyak web yang menerangkan tentang keburukan drugs.Antaranya 1 biji panadol mengambil masa 23 tahun untuk dikumuhkan dari badan  secara semulajadi.........carilah dalam web-web yang berkaitan.
Kebaikan jus manggis shamelin ni, 100% jus buah tanpa pengawet tiruan, perasa tiruan dan terbaik........rasanya yang manis juga dari buah. Dengan meminumnya membuang toksik secara semulajadi.
Baik utk hilangkan sembelit, kencing manis, stress, obesiti, dan lain-lain lagi.


Gambar ini diterima melalui email. Saya tidak berhasrat nak mengulas dengan lebih lanjut mengenai gambar-gambar ini, tetapi sila  baca teks yang telah disertakan.
Wallahua’alam……. Salam,
Gambar ini diceritakan sendiri pada saya oleh jurugambar yang amil gambar ini.
Dia ditugaskan oleh Tabung Haji dan terlibat dalam merakamkan gambar jemaah haji yang menunaikan rukun islam pada disember 2008 (tahun lepas).
Masa gambar diambil, tiada sebarang perubahan cuaca atau kerosakan pada kamera.
Gambar di ambil di mudzalifah semasa jemaah berhenti untuk berehat seketika dan beribadat.
Bila dilihat semula gambar ini, jurukamera baru perasan terdapat “bubble” di dalam gambar berikut.
Jika diperhatikan seolah2 terdapat tulisan kalimah Allah swt..
Persoalan didalam gambar ini dirujuk pada ustaz di sana .
Ustaz menceritakan kebarangkalian pada waktu itu malaikat turun dari langit..
Tetapi untuk tidak menujukkan wajah sebenar malaikat, ia hanya menunjukkan namanya sahaja.
kesimpulannya. …. setiap satu “bubble” itu mewakili satu nama malaikat.
Bayangkan lah betapa besarnya kuasa Allah swt……
Panjang2 kan lah email nie…..
Mungkin ada yang ingin sampaikan pada semua umat Nabi Muhammad saw pada ketika ini…
Wallahualam. .

Sunday, March 7, 2010

panduan peperiksaan

Cara membaca buku untuk peperiksaan

Apa baca mengantuk? Bosan? Memang kena suka atau minat baru boleh baca? Sebab itu anda kena ada cita-cita dan lihat subjek apa yang jadi syarat masuk universiti itu. Kita baca buku untuk dapat ilmu. Kita dapat ilmu untuk jawab peperiksaan. Kita jawab peperiksaan unutk masuk matrik. Kimta masuk matrik untuk belajar dan boleh masuk universiti. Kita masuk universiti boleh belajar. Kita belajar di universiti untuk guna ilmu itu masa bekerja. Kita bekerja untuk guna ilmu yang kita belajar dan dapat upah atau gaji. Kita dapat gaji boleh hidup dan sara keluarga. Kita sara keluarga sebab tanggunggjawab itu mak dan bapak kita pernah sara kita dan masa ini kita sara hidup mereka pula.
Dapat? Kita juga tidak lupa ilmu agama sebab kita hidup untuk akhirat. Kita cari duit untuk kita hidup supaya boleh beribadat dengan senang. Nak sedekah duit pun senang apabila ada duit. Kita boleh bantu orang lain yang susah dengan duit kita yang banyak. Secara tidak langsung, amal kita ini menempah tiket ke syurga dengan memajukan ekonomi negara. Orang nak guna kepakaran kita nak merawat pesakit, bina rumah dan lain-lain supaya semua orang dapat hidup aman.Tak ada kes mencuri sebab tak ada duit. Tak ada kes rasuah sebab kita memang dari dulu sudah belajar bahaya rasuah. Tak ada lagi buang masa lumba motosikal haram dan ragut.  Kalau nak kerja meragut baik dari kecil duduk di kandang lembu belajar meragut rumput utuk hidup. Majukan negara kita sebab ramai lagi negara lain yang maju sebab mereka rajin, mungkin rajin meniru.
Jadi, apabila membaca ingat macam-macam yang berfaedah. Kalau tak boleh, buka sekejap lagu. Kalau tak boleh, tengok televisyen sekejap. Selalu kita dengar kawan kita tak baca buku dan kita pun rasa malas nak baca buku. Apa kata anda ajak kawan anda baca buku dan kawan anda ajak kawan dia yang lain baca buku sampai tak ada seorang pun yang terlepas. Oleh itu, kempen membaca buku komik selepas membaca buku sekolah adalah digalakkan.
Kalau baca, cuba tulis apa yang dibaca. Mesti susah? Ataupun sambil baca sambil tulis. Lepas tu buang. Kemudian tulis yang lain. Ataupun ambil mikrofon dan baca kuat-kuat.Tak perlu mikrofon pun tak apa. Selalu dengar orang kata baca buku dekat peperiksaan mudah ingat. Kalau baca awal-awal cepat lupa. Baca buku dekat peperiksaan buat serabut kepala saja. Kalau orang kata baca buku dekat peperiksaan mudah ingat, cuba tanya berapa keputusan yang dia dapat. Dia kata mudah ingat sebab dia baca dan jawab peperiksaan. Apabila dia baca buku awal, dia tak buat latihan. Sebab itu dia kata tak ingat. Tapi, berapa sangat yang boleh ingat masa dekat-dekat peperiksaan.Kalau anda baca buku 1 minggu sebelum peperiksaan dan dapat markah 10. Kalau baca dua minggu sebelum peperiksaan mungkin dapat 20. Kalau 3 minggu mungkin 30 markah. Kalau 4 minggu mungkin 40. Kalau 5 minggu mungkin 50. Kalau 6 minggu mungkin 60. Kalau 7 minggu mungkin 70 markah. Kalau 8 minggu mungkin 80 markah!
Jadi, anda hendak baca seminggu sebelum peperiksaan dan dapat 10 markah atau baca 8 minggu sebelum peperiksaan dan dapat 80 markah.Bunyi macam senang, tetapi itulah yang betulnya. Mungkin ini untuk satu subjek. Tetapi mungkin juga untuk semua subjek. Yang penting jangan baca nak cepat habis. Nanti anda cepat bosan dan dari bulan satu sampai akhir tahun masih baca bab 1. Baca 1 muka surat untuk satu subjek sehari. Saya ingatkan lagi, kalau anda memang jenis malas membaca, jangan baca buku lebih 1 muka surat untuk setiap subjek sehari!
Semua nota dan artikel dalam blog ini boleh disebarkan
secara percuma dengan syarat ada pautan balik

peribadi rasulullah

Gereja tulang Orang Islam.

مقاطعة بارغوي في مدينة سيدليك ، وهي مدينة تتميز بكنيسة أثرية غير
Gereja yang terletak 70 km daripada ibukota Republik Check bekas negara Yugoslavia yang dipenuhi dengan gereja – gereja ganjil
الكنيسة صغيرة عمرها أكثر من 1000 عام يتميز ديكورها والذي
لا يكون من الخشب أو الجبس أو الحجر أو أي مواد طبيعية أو مصنعة ولكن يتكون من عظام المسلمين .
gereja yang berusia melebihi seribu tahun dibina dengan menggunakan tulang-tulang umat Islam tanpa kayu atau batu atau bahan binaan  biasa.
فالقصة بدأت في 1218 عندما قام رئيس الدير الرهبان هنري خلال رحلة الحج إلي الأرض المقدسة في خلال الحروب الصليبية بأحضار عظام المسلمين في بيت المقدس من الذين قتلوا لتزين الكنيسة ليكون له فخر . 
وفي سنة 1318 تم تجديدها بعظام جديدة تقدر ب 30 ألف جثة أحضرت كذلك لهذا الغرض .. 
كما تم تجديدها في سنة 1511 بكمية عظام أخرى .
Pada tahun 1318 pihak gereja telah berjaya mengumpul 30 ribu tulang umat Islam untuk dijadikan binaan dinding.
وقام النحات في سنة 1870 من دوق شوزنبرك لأعادة ديكور الكنيسة بعظام 
40000 جثة ليكون أكثر جمالا ورونقا ..
pada tahun 1870 jumlah tulang umat Islam telah melebihi 40 ribu untuk menyempurnakan binaan gereja tersebut.
وهي الأن من أشهر الكنائس العالم ليس لقدمها ولكن لزينتها بعظام المسلمين فيها وشاهد علي حقيقة الاجرام الذي 
يقومون به والذي يسمونه ( الأرهاب )
Lihatlah tulang dan tengkorak umat Islam yang menghiasi setiap sudut gereja tersebut.
اتركم مع الصور

Semoga Allah SWT mencucuri rahmat dan Inayah kepada semua umat Islam yang syahid di bumi Bosnia.

Khas untuk orang yang nak cari kebenaran dalam agama islam.
Klik kat atas.


Artikel cedok dari

Nominated Icon Tragedi Tanjong Kupang terus diingati

Isnin 4 Disember 1977 adalah tarikh yang paling mendukacitakan dalam sejarah Penerbangan Malaysia (MAS) apabila salah sebuah pesawat miliknya terhempas dan mengorbankan banyak nyawa termasuk orang kenamaan.

Penerbangan MH653 yang membawa seramai 93 penumpang bersama tujuh krew penerbangan telah meletup dan terhempas di sebuah kawasan paya bakau dekat Kampung Ladang, Tanjong Kupang, Gelang Patah, Johor.

Rangka pesawat itu berkecai dan terbakar hingga meranapkan muka bumi seluas kira-kira dua kilometer persegi dari titik hentamannya.

Peristiwa yang berlaku 33 tahun lalu itu juga meninggalkan memori hitam kepada sejarah negara apabila ia turut mengorbankan Duta Cuba ke Malaysia yang pertama, Mario Garcia Inchaustegui dan isterinya, Gladys yang dalam perjalanan pulang ke Kuala Lumpur selepas menghadiri seminar di Pulau Pinang.

Berdasarkan kisah yang dinyatakan kepada umum, pada pukul 7.21 malam hari kejadian, pesawat Boeing 737 yang dikendalikan Kapten G.K. Ganjoor dan pembantunya, Kamarulzaman Jalil itu sedang dalam perjalanan dari Lapangan Terbang Antarabangsa Bayan Lepas, Pulau Pinang menuju ke Lapangan Terbang Subang.

Sebelum sempat melakukan pendaratan di Lapangan Terbang Subang, Ganjoor sempat memberitahu menara kawalan mengenai kehadiran pengganas di dalam pesawat yang sedang dikendalikannya.

Selepas mengetahui perkara tersebut, pihak berkuasa Lapangan Terbang Subang segera mengosongkan laluan 33 bagi membolehkan pesawat Boeing 737 kendalian Ganjoor dan Kamarulzaman mendarat dengan selamat.

Bagaimanapun, pesawat tersebut tidak sempat untuk melakukan pendaratan di lapangan terbang itu, sebaliknya Ganjoor bertindak terbang semula ke awan dan memberitahu menara kawalan yang dia diarahkan oleh pengganas untuk menuju ke Singapura.

Kira-kira pukul 8.15 malam, pesawat yang membawa 93 penumpang bersama tujuh krew penerbangan itu hilang dari radar menara kawalan dan terhempas di sebuah kawasan hutan paya bakau di Tanjong Kupang, Gelang Patah.

Info Tragedi

Pesawat: Penerbangan Malaysia MH 653
Dari: Lapangan Terbang Antarabangsa Pulau Pinang
Destinasi: Lapangan Terbang Antarabangsa Subang
Penumpang: 93 + (7krew)
Kematian: 100 orang
Jenis Pesawat: Boieng 737-2H6
Tarikh: 4 December 1977

Selain mengorbankan Mario Garcia dan usahawan Jepun, Tomio Gotto, tragedi pesawat MH653 itu turut meragut nyawa Menteri Pertanian, Datuk Seri Ali Ahmad; Ketua Pengarah Jabatan Kerja Raya, Tan Sri Mahfuz Khalid; Pengarah Kerja Raya Bahagian Tentera, Datuk Khalid Mohamad; Timbalan Ketua Pengarah Jabatan Perikanan, Abu Bakar Othman Merican serta dua pegawai Bank Dunia, O.D. Hoerr dan S.A. Naime. 

Tempat tragedi pesawat MH653 itu adalah sebahagian daripada kawasan paya seluas 800 hektar milik kerajaan yang kini diletakkan di bawah jagaan Pelabuhan Tanjung Pelepas (PTP) secara konsesi dan dirizabkan sebagai zon bebas aktiviti manusia.

Paya yang hangus dan menjadi saksi kepada 100 jiwa yang terkorban itu kini hanyalah hamparan muka bumi yang mirip hutan sekunder.


Kejadian aneh selepas kapal terbang terhempas

HAMPIR 30 tahun kejadian berlaku, namun sehingga kini masih menjadi igauan dan ingatan penduduk sekitar Kampung Ladang, Gelang Patah, Johor Bahru, kawasan kapal terbang MH 653 milik Penerbangan Malaysia (MAS) terhempas dan mengorbankan 93 penumpang dan tujuh anak kapal pada 4 Disember 1977.

Sehingga kini, punca nahas itu tidak diketahui, walaupun MAS mengesahkan ia dirampas. Menurut laporan, pesawat itu dirampas sebaik saja berlepas dari Pulau Pinang dan cuba mendarat di Lapangan Terbang Subang, tetapi terpaksa meneruskan penerbangan ke Singapura sebelum terhempas.

Bagaimanapun, kejadian itu terus mewujudkan pelbagai andaian, cerita dan kenangan. Pelbagai cerita aneh turut diceritakan pelbagai pihak selepas kejadian itu.

Click this bar to view the full image.

Antaranya, kisah seorang pemandu teksi mengambil penumpang wanita muda bersama seorang anak kecil di kampung itu, tidak jauh dari kawasan kemalangan. Penumpang berkenaan meminta dihantar ke Jalan Kebun Teh iaitu tanah perkuburan khas bagi menempatkan mangsa tragedi.

Apabila sampai di situ, wanita itu meminta keluar sebentar untuk menziarah makam dengan menumpangkan anak kecilnya di tempat duduk hadapan teksi.

Bagaimanapun, sebaik berpaling melihat wanita itu berjalan ke arah makam, anak kecil di sebelah tempat duduknya bertukar menjadi batu nisan dan wanita itu turut ghaib.

Sehingga kini, tidak ada pokok termasuk pokok bakau dapat hidup di kawasan kapal terbang terhempas itu.

Ketua Kampung Ladang, Tanjung Kupang, Abu Bakar Mohd Ali (gambar), 58, berkata beliau masih teringat kira-kira lima hari selepas kejadian, dia menerima kedatangan seorang pelanggan, seorang anggota polis hutan yang membeli barangan keperluan di kedai runcitnya.

Beliau berkata, ketika itu, dia perasan, wang yang digunakan untuk membeli barangan adalah wang kertas RM5 yang banyak ditemui di lokasi kemalangan serta berbau darah.

"Saya mengesyaki wang berkenaan milik mangsa yang terbabit dalam nahas itu. Saya mencium wang berkenaan untuk memastikannya selepas pelanggan berkenaan meninggalkan kedai dan saya yakin ia berbau darah," katanya.

Abu Bakar berkata, berikutan kejadian itu, dia menjadi gelisah dan tidak dapat tidur semalaman.

“Bagaimanapun apa yang menakutkan ialah bayangan lembaga hitam mengganggunya sehingga dia berasa seolah-olah ada benda berat menindih badannya.

"Saya tidak dapat melihat dengan jelas lembaga hitam itu sama ada lelaki atau perempuan. Bagaimanapun, saya percaya ia disebabkan saya menerima wang milik mangsa kemalangan berkenaan.

"Kejadian itu menyebabkan saya menjadi seperti tidak tentu arah dan sentiasa terperanjat hampir seminggu," katanya.

Seorang nelayan, Sulaiman Othman, 58, berkata kawasan nahas berkenaan berhampiran sebuah pangkalan nelayan.

Katanya, dia sering berulang-alik di kawasan itu termasuk pada hari kejadian apabila turun ke laut untuk menangguk udang kira-kira jam 7.30 malam bersama dua lagi rakan.

"Kira-kira jam 8.45 malam, kami terdengar bunyi bising. Pada mulanya, kami ingat bunyi kapal terbang Singapura menjalani latihan. Bagaimanapun, bunyinya pelik dan berdesing seperti wisel.

"Tidak berapa lama kemudian, kami melihat sebuah pesawat terbang rendah dan terdengar bunyi dentuman sebelum satu letupan kuat dan api menjulang beberapa puluh meter ke udara," katanya.

Sulaiman berkata, kejadian itu menyebabkan pelbagai dokumen dan barangan turut tercampak ke laut.

“Saya amat terkejut dan bersama seorang rakan kembali ke darat untuk melihat apa yang terjadi. Saya dapati pelbagai barangan bersepah berhampiran tempat kejadian seperti pakaian, makanan, kertas dan sebagainya.

"Kami juga melihat satu daripada sayap kapal terbang berkenaan tercacak pada benteng manakala tayar di kawasan bakau. Selain itu, banyak wang kertas RM5 turut ditemui bertaburan di atas tanah serta perut manusia.

"Semua mayat sudah hancur dan tidak lagi kelihatan bentuk. Apa yang kami dapat lihat ketika itu hanya gumpalan daging saja," katanya.

Beliau yang dipercayai penduduk kampung pertama sampai di tempat kejadian mendakwa menemui ikan kurau kering masih elok di dalam sebuah bakul yang biasa dibawa masyarakat Cina pada masa itu.

Katanya, tidak lama kemudian, satu helikopter dari Singapura sampai di tempat kejadian dan mula menyuluh ke tempat kejadian.

"Mereka juga mengikuti pergerakan kami di lokasi berkenaan untuk tempoh beberapa minit menyebabkan kami meninggalkan lokasi berkenaan.

"Mungkin mereka menyangka kami antara mangsa terselamat dalam nahas berkenaan," katanya yang mendakwa tidak lama kemudian berpuluh-puluh ambulans dan jentera bomba datang ke tempat kejadian untuk membantu mangsa nahas.

Sulaiman berkata, tiga hari selepas kejadian, dia memasuki kawasan tragedi dan cuba mengambil sebelah kasut kulit yang ditemui di tempat kemalangan berkenaan.

“Saya sungguh terkejut apabila mendapati ada kaki manusia di dalam kasut berkenaan. Saya juga ada mendengar cerita seorang penduduk kampung mengambil kasut di kawasan kemalangan tetapi terpaksa memulangkan semula apabila tidak dapat tidur," katanya.

Awards Showcase


              AMBIL LAH TAHU SIKIT....